Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tantangan Dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong

Tantangan Dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong - Hallo sahabat Indoternak !! Sesuai judulnya, Artikel yang anda baca ini "Tantangan Dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong", telah kami siapkan dengan baik untuk anda baca dan untuk anda ambil informasi didalamnya. Mudah-mudahan artikel lainnya pada kategori Artikel Bisnis, Artikel Sapi, juga bisa anda baca dan dapat anda pahami.

Judul : Tantangan Dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong
Link : Tantangan Dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong

Ini Juga Bisa Anda Baca


Tantangan Dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong

ternak sapi, cara ternak sapi, sapi,

Tantangan Usaha Penggemukan Sapi Potong
            Dalam dunia usaha, tidak hanya peluang yang wajib kita perhatikan, setelah tetapi juga kemampuan mengatasi berbagai hambatan ataupun tantangan yang ada. Umumnya kesulitan usaha penggemukan sapi potong tidak terlepas dari terbatasnya suplai bahan yang berkualitas makan yang tidak berkualitas, manajemen pemeliharaan seadanya, serta kebijakan impor sapi potong yang mengakibatkan anjloknya harga jual sapi dalam negeri.


Bakalan Berkualitas 
            Memilih bakalan berkualitas merupakan salah satu syarat wajib sebelum memulai usaha penggemukan. Di beberapa daerah, peternak masih kesulitan mendapatkan bakalan berkualitas akibat terbatasnya jumlah bagan yang ada dan belum banyak peternak yang fokus pada usaha pembibitan. Sebenarnya bagi peternak pemula, mencoba bergabung dengan kelompok peternak sapi potong merupakan jalan keluar untuk dapat memperoleh bakalan berkualitas.

Manfaat Bergabung Dengan Kelompok Ternak Atau Asosiasi”
Dalam menjalankan usaha penggemukan sapi potong sebaiknya seorang peternak atau peternak bergabung dalam asosiasi atau kelompok ternak sapi potong, baik yang ada di daerah masing-masing maupun sekala nasional. Langkah ini dinilai memiliki banyak keuntungan, mengingat dalam suatu kelompok ternak biasanya terdapat pihak-pihak yang dapat menunjang kelancaran usaha. Adanya kelompok ternak atau asosiasi dapat membantu peternak untuk mengetahui berbagai informasi, seperti trend harga di berbagai daerah, ketersediaan pasokan bakalan, hingga lebih jakan pemerintah yang sedang berjalan. Selain itu asosiasi juga memudahkan peternak dalam memberikan masukan kepada pemerintah mengenai kebijakan pasar peternakan sapi potong yang tentunya harus berpihak kepada rakyat. Jika tahap ini berjalan dengan baik, maka kemajuan bersama dunia peternakan sapi potong menjadi lebih tertata. Peternak pun tentunya bakal lebih sejahtera.


Pakan Yang Sesuai Kebutuhan
 Peran makan yang berkualitas juga sangat dikesampingkan. Kebutuhan pakan yang tidak sesuai pasti berpengaruh terhadap laju pertumbuhan sapi. Sedikitnya ada dua cara yang bisa dilakukan peternak untuk mendapatkan pakan berkualitas yaitu dengan membeli pakan jadi buatan pabrik atau membuat pakan sendiri.
peternakan sapi, sapi simental, sapi besar

            Di awal beternak biasanya peternak menggunakan pakan jadi atau pabrikan. Namun jangan bosan mencari tahu kualitas pakan yang terbaik yang digunakan peternak lain di sekitar lokasi peternakan. Terus gali informasi harga pakan yang terjangkau dengan kualitas yang baik. Setelah usaha peternakan berjalan, peternak bisa mengambil langkah dengan mencoba berbagai formula pakan yang dapat digunakan. Dengan demikian dapat dihasilkan pakan sendiri dengan harga yang lebih terjangkau dan kualitas yang lebih bisa dikontrol.

Manajemen Penggemukan Yang Tertata
            Manajemen penggemukan yang dimaksud di sini adalah pola pemeliharaan yang diatur sedemikian rupa sehingga sapi yang dipelihara senantiasa sehat, perkiraan, serta pemanenan dapat dilakukan sesuai target atau bahkan lebih cepat lagi. Lebih lengkapnya mengenai manajemen penggemukan sapi potong akan dibahas pada bab selanjutnya.

“Beberapa peternak ada yang menggabungkan usaha penggemukan dengan usaha pembibitan Sehingga kebutuhan bakalan bisa diperoleh sendiri cara ini patut dicontoh dan disesuaikan Oke aku abis makan Ceriwis dengan kemampuan finansial yang ada dengan sistem ini peternak setidaknya tidak perlu khawatir untuk mendapatkan bakalan.”
*Usaha Pembibitan bisa dilakukan peternak sapi potong agar bakalan bisa diperoleh setiap waktu

Kebijakan Impor Sapi Potong
               Hingga saat ini kebijakan impor sapi pada menjadi salah satu topik hangat di dunia peternakan, khususnya sapi potong. Program Swasembada daging sapi (PSDS) yang sudah dua kali dicanangkan pemerintah memang belum mencapai target. Program pertama dicanangkan pada tahun 2005 dan program kedua dicanangkan pada tahun 2010 kali ini kembali dicanangkan PSCS tahun 2014 dengan target mampu mengurangi impor hingga hanya 10%.
peternakan sapi, sapi simental,


            Selama ini, memang impor sapi potong yang masuk ke pasar dalam negeri mayoritas berasal dari 3 negara yakni Australia, New Zealand, dan Amerika. Kebijakan impor sapi potong dalam jumlah cukup besar menimbulkan banyak reaksi kontra dari berbagai asosiasi dan kelompok ternak yang mayoritas beranggotakan peternak rakyat. Adapun reaksi kelompok tani terhadap kebijakan tersebut sebagai berikut

Terimakasih telah membaca Tantangan Dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong

Demikian artikel Tantangan Dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong ini, semoga bisa memberi manfaat dan tambahan informasi untuk anda semua. Jika ada pertanyaan silahkankan berikan komentar dibawah, sampai jumpa di artikel-artikel kami yang lain. Salam Sukses !

Artikel yang anda baca adalah Tantangan Dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong dengan alamat link https://www.indoternak.com/2017/04/tantangan-dalam-usaha-penggemukan-sapi_6.html

Post a comment for "Tantangan Dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong"