Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pertanyaan Seputar UTS Infertilitas dan Sterilitas

Pertanyaan Seputar UTS Infertilitas dan Sterilitas - Hallo sahabat Indoternak !! Sesuai judulnya, Artikel yang anda baca ini "Pertanyaan Seputar UTS Infertilitas dan Sterilitas", telah kami siapkan dengan baik untuk anda baca dan untuk anda ambil informasi didalamnya. Mudah-mudahan artikel lainnya pada kategori Artikel Rangkuman, juga bisa anda baca dan dapat anda pahami.

Judul : Pertanyaan Seputar UTS Infertilitas dan Sterilitas
Link : Pertanyaan Seputar UTS Infertilitas dan Sterilitas

Ini Juga Bisa Anda Baca


Pertanyaan Seputar UTS Infertilitas dan Sterilitas

UTS Infertilitas dan Sterilitas

Halo gais ! Salam Peternak Indonesia dari Indoternak.com
Oke tanpa basa-basi langsung aja kita mau share ringkasan singkat matakuliah Infertilitas dan Sterilitas ternak ya gais... Okee cekydod, Oiya disini kita bahasnya cuma secara ringkas, kalau dirasa kurang silahkan minta catetan ke temen rajin langgananmu hehehe

freemartin adalah, Pertanyaan Seputar UTS Infertilitas dan Sterilitas

1. Apa yang dimaksud dengan Fertil, Infertil, dan Steril ?


Fertil atau fertilitas adalah ternak yang mempunyai kesanggupan menghasilkan keturunan atau dapat berkembang biak disebut ternak fertil atau subur. jadi fertil = subur ? emmm bolehlah dikatakan seperti itu. 

Infertil atau Infertilitas (kemajiran/majer) adalah ternak yang tidak mampu untuk berkembang biak menghasilkan keturunan. Nah disini biasanya infertilitas yang biasa disebut infertilitas sementara, sedangkan untuk infertilitas permanen biasa disebut dengan istilah sterilitas.

Jadi untuk contoh mungkin...
Contoh fertil : ya perkawinan biasa yang menghasilkan keturunan, berarti benih sperma dan ovum jantan betina normal.

Contoh infertil : misal sapi yang diberi pakan dimana kandungan nutrien pakan itu rendah, nah hal ini menyebabkan produksi hormon-hormon reproduksi tidak optimal dan menyebabkan infertil (sementara).

Contoh Steril : misal ada sapi yang testisnya tidak ada atau cryptochid bilateral, akibatnya sapi tersebut tidak punya benih sperma dan tidak bisa menghasilkan keturunan (permanen).

2. Sebutkan lima faktor yang menyebabkan kegagalan reproduksi ternak !

1. Faktor pakan 
Pakan yang diberikan harus cukup dan seimbang kandungan nutrisinya untuk kebutuhan hidup pokok dan berproduksi secara optimal. Apabila kekurangan pakan dapat mengakibatkan gangguan reproduksi baik secara fisiologis maupun kelainan anatomi, karena pertumbuhannya tidak normal. Contoh nih... Ternak yang kekurangan energi dan protein mengakibatkan ovari infertil dan pubertas terlambat. Kekurangan vitamin A menyebabkan abortus anak sapi yang lahir lemah dan mati. Kekurangan vitamin D pedet yang lahir rachitis. Kekurangan mineral dapat mengakibatkan pubertas terlambat sampai siklus estrus terhenti.

2. Faktor manusia 
Infertilitas/kegagalan reproduksi karena faktor manusia, dapat terjadi akibat kurangnya pengetahuan dan ketrampilan tentang kebutuhan hidup ternak yang dipeliharanya secara normal. Dapat juga terjadi akibat kurangnya pengawasan terutama deteksi berahi.

3. Faktor kelainan anatomi
Kelainan anatomi organ reproduksi, sehingga tidak berfungsi dengan baik.
Contoh : hipoplasia ovari biasanya ovairumnya mengecil, epitel benih sedikit atau tidak ada sama sekali.

4.Faktor hormonal 
Penyebabnya ada dua hal yaitu pertama kelenjar endokrin mengalami gangguan, dan kedua organ target dari hormon mengalami gangguan.

5. Faktor infeksi mikroorganisme
Kerusakan alat reproduksi karena infeksi mikroorganisme, sehingga adanya kelainan anatomi organ reproduksi. Mikroorganisme ini yaitu bakteri, virus, protozoa dan jamur.

3. Sebutkan tiga bentuk gangguan reproduksi karena hormonal !

1.   Anestrus atau kegagalan berahi. Sapi tidak memperlihatkan gejala berahi. dapat disebabkan banyak faktor diantaranya faktor genetis dan faktor manajemen yaitu pengawasan berahi yang kurang ketat serta kekurangan pakan baik kualitas maupun kuantitasnya, sehingga pertumbuhan ovari tidak normal.
  • Anestrus dengan corpus luteum normal mengakibatkan siklus estrus panjang walaupun sedang bunting.
  • Anestrus dengan korpus luteum menetap (persisten) menyebabkan berahi tenang (silent heat).  Penanggulangannya dapat diberikan hormon gonadotropin (Follicle Stimulating Hormon, FSH) dosis tinggi.
2.   Ovari sistik (Cystic Ovary),

Sering disebut nymphomania karena 75% sapi-sapi yang menderita ovari sistik memperlihatkan gejala nymphomania. Gejalanya berahi tidak teratur,  berahi panjang dan terus menerus. Kejadian ovari sistik 25% tidak memperlihatkan gejala berahi.

Ovari sistik menyebabkan: nymphomania. silent heat, anestrus

3.   Berahi tenang (Silent Heat)

Korpus luteum tidak cukup menghasilkan hormon progesteron, maka estrogen yang dihasilkan folikel tidak menyebabkan timbulnya gejala berahi. Pengawasan terhadap berahi kurang, sehingga berahi terlewat.

4. Mengapa ternak betina sering kawin berulang ?

Repeat breeder atau kawin berulang yaitu berulang-ulangnya hewan minta kawin namun sulit bunting meskipun sudah diinseminasi berulang kali padahal kondisi hewan sehat. 
Faktor penyebab repeat breeding ini adalah :
  • Kelainan anatomi saluran reproduksi
  •  Ovulasi tertunda atau kegagalan ovulasi
  • Sel telur yang abnormal
  • Semen yang tidak subur (infertile) atau sperma yang abnormal
  • Kesalahan pengelolaan reproduksi
  • Gangguan atau penyakit pada saluran reproduksi
  • Kematian embrio dini

5. Apa itu Corpus luteum persistem, hipofungsi ovarium, dan freemartin ?

Corpus luteum persisten adalah corpus luteum yang tertinggal atau tidak mengalami regresi di ovarium.  Corpus luteum ini menghasilkan progesteron yang fungsinya untuk menjaga kebuntingan menyebabkan si hewan merasa seperti bunting dan akan menghambat pematangan folikel, ovulasi tidak terjadi dan menyebabkan hewan anestrus.

Hipofungsi ovarium atau ovarium yang kurang aktif adalah suatu keadaan dimana ovariumnya tidak terjadi pertumbuhan folikel dan korpus luteum serta dengan permukaan yang licin sehingga daya kerjanya menurun dari normal. Biasanya dialami oleh sapi-sapi dara dan sapi-sapi dewasa setelah diinseminasi, tetapi tidak terjadi konsepsi. 

Freemartin adalah anestrus bawaan lahir, yang berasal dari kelahiran pedet kembar fraternal, dimana satu pedet berjenis kelamin jantan, sedang lainnya betina. Pedet betina dalam kondisi demikian 90% infertil / steril, sedangkan yang jantan biasanya normal.


Oke mungkin baru ini gais catetanku semoga membantu UTS Infertilitas dan Sterilitas, dan ini hanya sebagai tambahan belajarmu saja, silahkan ditambah dengan referensi catatan-catatan lainnya ya hehehe.

Terimakasih telah membaca Pertanyaan Seputar UTS Infertilitas dan Sterilitas

Demikian artikel Pertanyaan Seputar UTS Infertilitas dan Sterilitas ini, semoga bisa memberi manfaat dan tambahan informasi untuk anda semua. Jika ada pertanyaan silahkankan berikan komentar dibawah, sampai jumpa di artikel-artikel kami yang lain. Salam Sukses !

Artikel yang anda baca adalah Pertanyaan Seputar UTS Infertilitas dan Sterilitas dengan alamat link https://www.indoternak.com/2018/06/Pertanyaan-Infertilitas-dan-Sterilitas.html

Post a comment for "Pertanyaan Seputar UTS Infertilitas dan Sterilitas"