Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak

Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak - Hallo sahabat Indoternak !! Artikel yang anda baca ini dengan judul Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak, telah disiapkan dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Info Menarik, Artikel Manajemen Usaha, kami ini dapat anda pahami dan bisa anda terapkan.

Judul : Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak
link : Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak

Nih Baca Juga


Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak

Hewan ternak dapat tumbuh maksimal apabila kebutuhan nutrisi pakannya terpenuhi, salah satunya adalah mineral. Apabila ternak kekurangan mineral maka akan berdampak pada menurunnya produktivitas ternak tersebut. Lalu apa saja dampak kekuranan mineral tersebut ?
Berikut indoternak.com akan mengulas nya.
Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak

Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak

1. Milk Fever

Milk fever atau biasa disebut Parturient paresis, Downer cow syndrome adalah penyakit metabolisme yang biasanya menyerang sapi-sapi betina yang akan melahirkan atau sedang melahirkan. Penyakit milk fever banyak terjadi pada sapi perah terutama yang berproduksi tinggi yang ditimbulkan karena kekurangan mineral yaitu Ca (kalsium). Kekurangan mineral kalsium ini akan berimbas pada produksi susu dan daging. Penyebab dari milk fever adalah kenaikan produksi kalsium yang tiba-tiba dan sapi tersebut tidak bisa mengatur secara sebanding dengan jumlah kalsium pada tubuh atau tulangnya.

2. Ketosis

Ketosis adalah penyakit metabolisme paling sering terjadi pada 6 minggu pertama setelah melahirkan dan sangat sering menyerang pada sapi awal laktasi. Salah satu penyebab utamanya adalah kekukaran karbohidrat dan kebutuhan glukosa yang meningkat untuk sintesa susu pada awal masa laktasi. karena sapi akan memanfaatkan cadangan lemak tubuh sebagai sumber energi. Namun oksidasi asam lemak yang tidak sempurna terjadi dan terbentuk badan-badan keton, level gula darah turun, keton dalam darah meningkat dan terjadi infiltrasi lemak dalam jaringan hati

Kedua penyakit tersebut biasanya dikarenakan peternak seringkali menganggap masa kering adalah masa yang pacekliknya peternak perah sehingga kualitas & pemberian pakan sapi pada masa itu biasa saja seperti masa laktasi. Padahal masa kering adalah masa spesial bagi sapi, pada masa kering seharusnya diberikan pakan dengan kualitas yang terbik dibanding masa laktasi biasa, karena pada masa kering sapi di berikan kesempatan untuk mempersiapkan kelahiran dan masa laktasi berikutnya. Oleh karena itu kejadian milk fever dan ketosis di masa sekitar kelahiran dan awal laktasi sangat tinggi.

Jadi untuk terhindarnya dari ketosis dan milk fever  maka peternak harus memperhatikan pakan pada masa kering agar diberikan pakan yang lebih berkualitas.


Terimakasih telah membaca Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak

Demikian artikel Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. Baiklah, sampai jumpa di artikel-artikel selanjutnya.

Artikel yang anda baca adalah Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak dengan alamat link https://www.indoternak.com/2018/07/dampak-kekurangan-mineral-bagi-reproduksi-ternak.html

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Dampak Kekurangan Mineral Bagi Reproduksi Ternak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel